Minggu, 06 Mei 2012

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI (Pengujian Sistem Saraf Gerak Refleks)


Laporan Praktikum Biologi


Pengujian Sistem Saraf

Tujuan                : Mengamati gerak refleks pada lutut
Alat dan Bahan :    1. Meja
                               2. pemukul
                               3. diri sendiri
Cara Kerja :
1.     Duduk di atas meja, kaki dalam keadaan relax !
2.     Memukul di bawah tempurung lutut menggunakan pemukul !
Teori :
          Gerak merupakan pola koordinasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan penghantar impuls oleh saraf. Gerak pada umumnya terjadi secara sadar, namun ada pula gerak yang terjadi tanpa di sadari yaitu gerak refleks. Impuls pada gerakan sadar melalui jalan panjang, yaitu dari reseptor, ke saraf sensoris di bawah ke otak untuk selanjutnya diolah oleh otak kemudian hasil olahan oleh otak berupa tanggapan, di bawah oleh saraf motor sebagai perintah yang harus dilaksanakan oleh efektor.
          Gerak refleks berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan, tanpa memerlukan kontrol dari otak. Jadi dapat di katakan gerakan terjadi tanpa dipengaruhi kehendak atau tanpa disadari terlebih dahulu. Contoh gerak refleks misalnya berkedip, bersin, atau batuk.
          Unit dasar setiap kegiatan refleks terpadu adalah lengkung refleks. Lengkung refleks ini terdiri dari alat indra, serat saraf aferen satu atau lebih sinaps yang terdapat di susunan saraf pusat atau di ganglion simpatios saraf eferent dan efektor.
          Kegiatan pada lengkung refleks di mulai pada reseptor sensorik sebagai potensial reseptor yang besarnya sebanding dengan kuat rangsangan. Lengkung refleks paling sederhana adalah lengkung refleks yang mempunyai satu sinaps antara neuron aferent dan eferent. Lengkung refleks semacam ini dinamakan monosinaptik dan refleks yang terjadi di sebut refleks monosinaptik.
Tabel Pengamatan :
No.
Nama
Gerak refleks
Ket.
Kaki kiri
Kaki kanan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Melisa
Ria Rezky Ramadhani
Sri Wahyuni
Anugrah
Lisdahlia Juanda
A.Chandra Purnama
Nurul Afia Muhlis

Ya
Ya
Ya
Ya
Ya
Ya
Ya
Ya
Ya
Ya
Ya
Ya
Ya
Ya
Saraf normal
Saraf normal
Saraf normal
Saraf normal
Saraf normal
Saraf normal
Saraf normal


Pertanyaan :
1.     Tuliskan pengertian gerak refleks !
2.     Jelaskan mengapa  bagian lain di tubuh tidak ada refleks pukulannya !
3.     Jelaskan faktor-faktor  penyebab sel saraf itu lemah !
4.     Gambarkan dan jelaskan lengkung refleks pukulan !

Jawaban :
1.     Gerak refleks adalah suatu gerakan spontan yang berlangsung secara otomatis sebagai tanggapan terhadap suatu rangsangan. Gerak reflex terjadi dengan sangat cepat tanpa melalui pertimbangan otak.
2.     Karena, hanya bagian tubuh yang berperan dalam pergerakanlah yang memiliki refleks pukulan.
3.     Faktor-faktor penyebab sel saraf menjadi lemah yaitu :
a. Kurang Tidur
b. Stres
4.     Lengkung refleks sederhana, melibatkan sejumlah struktur reseptor yaitu organ indera yang khusus bagian akhir kulit atau fusus neuromuskularis yang perangsangannya memprakarsai suatu impuls neoron aferent yang mentransmisi impuls melalui suatu saraf perifer ke susunan saraf pusat, tempat di mana saraf bersinaps dengan suatu neuron interkalasi, satu atau lebih neuron interkalasi menyampaikan impuls ke saraf eferent.Neoron eferent berjalan keluar dalam saraf dan menyampaikan impuls ke suatu efektor. Dan efektor yaitu otot ( otot polos, lurik, atau otot jantung ) atau kelenjar yang memberikan respon.
Sementara kesatuan anatomik susunan saraf adalah neuron, maka kesatuan fungsionalnya adalah lingkungan refleks ini merupakan dasar anatomik untuk kegiatan – kegiatan refleks diluar pengendalian kemauan kita, ini berarti reaksi – reaksi yang lebih kurang bersifat otomotik dan tidak berubah-ubah yang tidak melibatkan pusat-pusat fungsional susunan saraf pusat yang lebih tinggi.
Pada lengkung refleks ada yang disebut monosinaps dan polisinaps, jumlah sinaps dalam lengkungan bervariasi dari 2 sampai beratus-ratus. Pada kedua jenis lengkung refleks ini, tetapi terutama pada lengkung refleks polisinaps, aktivitasdi ubah oleh fasilitasi spesial dan temporal oklusi efek subliminimal dan efek lainnya.
Kesimpulan :
Berdasakan hasil pengamatan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa gerak refleks adalah gerakan yang tidak disadari yang timbul karena adanya rangsangan dan merupakan mekanisme pertahanan tubuh yang terjadi jauh lebih cepat dari gerak biasa

Saran
1.     Sebaiknya kepada pihak laboran agar memperbaharui alat   laboratorium yang digunakan seperti kebersihan alatnya.
2.     Pada saat melakukan praktikum sebaiknya siswa lebih peka dan memperhatikan hasil dari praktikum.


Dokumentasi Praktikum :
·        Ria Rezky Ramadhany Bahar
·        Melisa
·        Sri Wahyuni
·        Lisdahlia juanda
·        Andi Chandra Purnama Lestari
·        Anugrah
·        Nurul Afiah Muchlis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar